Ntah mengapa terpikir topik ini.. Apa karna akhir2 ini banyak yang mengeluh tentang hubungan yang satu ini? I have no idea.. Yang pasti topik inilah yang terus berputar di kepala, dan aku merasa harus mengeluarkannya supaya lega..
Okay, let's start.. Pembaca sekalian (kalo ada yang baca sih, haha) mungkin ga asing dengan hubungan yang akan kubahas berikut ini.. Aku ga tau istilah tepatnya apa.. Yang pasti, hubungan ini mostly antara cewek dan cowok.. Sodaraan jelas bukan, karena ga ada hubungan darah.. Pacaran juga bukan, dan temenan menurutku berlebihan.. Apa termasuk Hubungan Tanpa Status a.k.a HTS, aku juga ga tau.. Satu yang menurutku perlu menjadi fokus di sini adalah: biasanya mereka yang terlibat dalam hubungan ini memakai sebutan 'kakak' dan 'adek' untuk memanggil satu sama lain.. Kata 'kakak' bisa diganti dengan 'mas', 'abang', dan sejenisnya.. Sedangkan kata 'adek' aku belom nemu istilah laennya.. Sebagian besar kasus yang aku tau sih memakai istilah 'mas' dan 'adek'.. So, kusebut aja Mas-Adek Relationship a.k.a MAR..
Yeaaa.. Kalo dipikir sih, aku sendiri bukannya ga pernah manggil 'mas' ato 'dek'.. Tapi orang yang kupanggil 'mas' itu ya emang lebih tua, ato kakak kelas (walaupun seumuran).. Dan yang kupanggil 'dek' itu ya emang lebih muda ato adek kelas (yang biasanya aku ga tau namanya, haha).. Itupun pemakaiannya seperlunya aja.. Aku nyebut 'mas' ato 'dek', tapi percakapan berlangsug tetap dalam aku-kmu.. Kira2 perbandingannya bgini..
Aku: Mas, kmu tu loh, kutelpon kok ga bisa2 sih?
*nada galak karna emosi nelponin orang ga bisa2*
MAR: Masquwh, adeknya mas ni dari tadi nelpon qug gag bisa siyh?
*nada sok imut dan sok manja serta berbau2 alay*
Beda kan feel-nya?? Mana aku pada dasarnya galak dan ga biasa ber-sokimut-ria gitu.. Eneg banget dengernya.. Dan alasan ketidaksukaanku pada MAR bukan cuma karna itu.. Aku sendiri sie alhamdulillah ga mengalami this kinda relationship.. Tapi menyimak pengalaman teman2, emosi juga lama2.. Berikut contohnya..
Kasus 1: Cewek, A, punya pacar B.. Pacaran jarak jauh.. Si A punya adek kelas bernama C, yg semua orang tau bahwa there's something between them in the past, dan sekarang mereka satu kota.. Oh, and they call each other 'kakak' dan 'adek'.. Akhirnya di kota itu si A ke mana2 ama C.. Almost like they're dating lah ya.. Ngebayangin ga gimana perasaan si B?
Kasus 2: Cewek, A, sahabatan ama B.. Si B PDKT ma C, respon positif, tinggal nembak.. Tiba2 A dan B menyadari bahwa mereka saling suka.. B dan C akhirnya jadian.. Tapi si B sering main ke rumah A, bahkan sesekali si B ini nginep di rumah A.. Waktu nyokap si A nanya ke A, "Kalian pacaran nggak sih?", A cuma angkat bahu dan bilang, "Ga tau, tanya aja ama B".. Akhirnya nyokap si A menanyakan hal yg sama ke B dan mendapat jawaban, "Saya sama A seperti kakak dan adek saja".. What?? Hubungan yg kaya' gitu masih dianggep kakak-adek?? Trus si C itu dianggap apa??
My points:
1. I don't like this Mas-Adek Relationship.. I really don't..
2. I can't really trust someone who has this kind of relationship..
3. Think: Do you even act like that to your own brother or sister?
Well, ini pendapat pribadi aja sie.. Kalo ada yg nyaman2 aja dengan hubungan seperti itu ya monggo.. Just remember, don't even try to think about starting this kinda relationship with me.. *muka galak*

lah trus kalo kayak aku ma iik piye in?? :D
ReplyDelete